Kajian Sabtu Ustadz Donny Amir Atjeh – Sejatinya Allah memenangkan peperangan Uhud (fakta)

Kajian Sabtu Ustadz Donny Amir Atjeh – Sejatinya Allah memenangkan peperangan Uhud (fakta)

Pada tanggal 15 Desember 2019, alhamdulillah berkesempatan untuk dapat hadir mendengarkan kajian dari Ustadz Donny Amir Atjeh di acara kajian bulanan keluarga AFZZA.
“Disclaimer on: tulisan berikut ini adalah catatan pribadi (note taking) dari saya yang kemungkinan ada bagian yang terlewati atau salah karena saya mencatatnya ketika Ustadz menjelaskan. Jadi, kalau ada ditemukan bagian yang kurang mohon diinfokan”.

BAGIAN 1 : MATERI KAJIAN

Hidup ini rahasia kecil, tidak pernah Allah minta untuk mendapatkan hasil.
Tidak ada satupun doa yang diminta kecuali satu: “Ihdina sirat al mustaqim”. Ya Allah, tunjukilah kepadaku jalan yang lurus yaitu jalan menuju ridho dan kembali kepadamu. Allah tidak pernah minta jalan diatas lurus metodenya seperti apa, apakah secara cepat, sendirian atau bersama-sama, Allah hanya minta setiap manusia mintalah ditunjuki jalan yang lurus. Karena kalau sudah berada di jalan yang lurus Allah tidak meminta dan mewajibkan jika kalian harus berjalan, berlari, bersama-sama, jungkir balik… tidak pernah ada keharusan. Tetapi jika sudah tau garis finishnya adalah kembali kepada Allah SWT maka cukuplah sudah seorang manusia selama hidupnya selalu meminta petunjuk Allah SWT.
Inilah rahasia hidup yang disampaikan Oleh Ustadz Donny.
Jadikanlah tujuan hidup ini adalah PROSES bukanlah HASIL. Cintailah prosesnya dan perbaiki prosesnya. Hasil hanyalah buah saja bukan tujuan utama. Sehingga roda terus berputar. Selalu semangat, bangkit lagi, hipotesa lagi, bangkit lagi, ketika gagal = hasbunallah wa nikmal wakil. Bangkit lagi…

Melihat kepada ibadah umroh itu jangan mencari pahala saja, karena mencari pahala bisa dicari dari rumah kita sendiri pahala umroh bisa diperoleh dari solat subuh berjamaah di masjid sampai menunggu waktu syuruq terbitnya matahari. Bahkan kata Nabi Muhammad SAW, mengatakan pahalanya sama dengan pahala haji dan umroh. QS 2 ayat 196: sempurnakanlah haji dan umroh lillahi ta’ala. Tujuan haji dan umroh bukan saja hanya mencari pahala tetapi lebih kepada untuk melihat dan menyaksikan manfaat.

Ketika Anda sampai di daerah pegunungan Uhud maka disana ada 3 hal yang bisa dipelajari dan dimaknai:
– Hunung uhud
– Goa uhud
– Bukit uhud
Pada saat disana harusnya ditunjukan juga mendengar cerita pertempuran uhud itu panjang membentang. Gak cuman ke gunung uhud saja. Pada saat itu kondisi pasukan Moslem (700 orang ditambah 50 orang pemanah dan 4 supervisor) sedangkan kaum Kafir Qurais berjumlah 3 kali lipatnya yaitu, 3000 musuh pasukan.
Memang pada saat itu orang muslim sempat dikalahkan dan pada saat ini Nabi Muhammad SAW terkena busur panah di rahangnya sehingga copotlah 1 gigi rosul. Kekalahan ini diakibatkan oleh silaunya mata pasukan pemanah yang melihat harta peninggalan pasukan musuh yang berhasil mereka serang mundur dan meninggalkan harta benda, spt: senjata, kuda dan alat-alat perang lainnya. Padahal nabi sudah menitipkan pesan untuk “Jangan meninggalkan posisi di atas bukit ini, walaupun terjadi sesuatu hal kecuali atas perintah Nabi Muhammad SAW”. Dikarenakan kesenangan akan harta benda gonimah yang ditinggalkan oleh kafir maka ketika pasukan pemanah turun dari atas bukit Khalid Bin Walid saat itu masih belum memeluk Islam dan menjadi panglima perang kafir qurais berbalik arah dan menyerang pasukan pemanah sehingga Nabi terkena panah di rahangnya. Lalu dibawalah nabi kedalam celah goa uhud yang sangat sempitdilindungi oleh sahabat Tolhah, ketika kafir qurais berbalik kearah goa, dipanahlah dari bawah ketubuh Tolhah sehingga badannya penuh busur panah dan meninggal dunia. Tetapi pasukan kafir tidak tau dan sadar kalau dibelakang Tolhah ada orang yang sedang bersembunyi, yaitu Nabi Muhammad SAW yang sedang terluka parah. Adalah ide dari Khalid bin Walid yang melihat kondisi pasukan muslim ini lalu berbalik dan menghantam kaum Muslim.
Stage-1, pada saat ini memang muslim mengalamai kekalahan dan pulang ke tempat tinggalnya, Nabi Muhammad dan pasukan dalam keadaan kalah dan malu. Selain sahabat Tolhah yang meninggal karena tertusuk busur panah meninggal juga pamannya Nabi Muhammad SAW, yaitu Hamzah yang meninggal dalam keadaan yang tidak pantas dimana jantung Hamzah ditombak oleh budak bernama Wahsyi dan tubuh jantungnya dimutilasi oleh wanita bernama Hindun, Nabi Muhammad sangat kecewa terlebih lagi dengan budak bernama Wahsyi hingga pada suatu waktu nabi Muhammad SAW menemukan bahwa Wahsyi ingin memeluk agama Islam dan bertaubat Nabi Muhammad SAW berdiam diri saja karena masih teringat dengan kejadian itu sehingga ditegur Allah SWT melalui surat Az-Zumar ayat 53. Seketika ini, Nabi Muhammad SAW langsung mencari Wahsyi dan menerima taubatnya Wahsyi sehingga ia masuk agama Islam. Masya Allah.
Selain itu, pimpinan pemanah muslim yang meninggal syahid fii sabilillah adalah Mus’ab yang merupakan salah satu ahli panah Muslim yang hebat. Kondisi perang uhud sangat kacau dan sangat melelahkan hingga baju besi yang tertempel dibaju pasukan muslim baju besi ini tidak bisa dilepaskan karena banyaknya tertusuk busur panah. Dan ketika baju besi ini berhasil dicabut maka pingsanlah  seketika dikarenakan banyaknya tenaga dan darah yang terbuang.
DAN masih pada hari yang sama ketika hari menjelang Subuh pasukan Muslim yang baru saja tiba di tempat tinggalnya masing-masing dan belum sempat tidur istirahat dari kekalahanya. TIBA-TIBA
datanglah Rosulullah Nabi Muhammad SAW meminta agar mengumpulkan orang orang pasukan perang Uhud agar menyeru perintah Allah untuk berperang lagi melawan kafir qurais. Pada saat ini kondisi pasukan muslim sudah dalam keadaan capai, lelah dan bahkan banyak yang tidak bisa berdiri karena kelelahan dan habisnya tenaga.
Stage-2, perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW agar menyerang balik pasukan kafir qurais. Cerita ini bagaimana Allah SWT ingin menunjukkan kebesaran dan kuasanya dihadapan kaum muslimin yang mengalahkan orang kafir ada diabadikan didalam surat Al-Imran ayat 172: “Orang orang yang mentaati Rosul dan Allah sesudah mereka mendapat luka dalam peperangan uhud. Bagi orang yang bertakwa dan beriman mendapatkan pahala yang BESAR”.
Ketika datang perintah seruan untuk kembali berperang melawan kafir qurais posisi pasukan muslim, sbb:
  1. Pasukan muslim sudah lelah dah sudah capai beberapa diantara mereka pincang dan tidak sanggup berdiri dan luka luka
  2. Lalu, banyaknya jumlah pasukan muslim yang meninggal dunia 70 out of 700 dan sedangkan orang Kafir meninggal dunia hanya 35 out of 3.000 sedangkan di stage-2 pasukan kafir mendapatkan bantuan pasukan dari Mekah, total pasukan mencapai 5.000 orang kafir.
  3. Mental pasukan muslim sudah drop dan orang orang berpikir tidak mungkin, konyol dan bunuh diri
  4. Ujian terberat sedang dilihat Allah SWT. Pada saat inilah Allah memberikan rumus agar menjadi orang beriman: berpegang teguh dan berprinsip. Dan katakanlah dihati: “hasbunallah wa nikmal wakil”, karena secara logika tidak mungkin dan tidak masuk akal. Surat 6 Al-Anam ayat 173: “menjauhlah dari Manusia jika kamu ingin menjadi ornag beriman. “Beruzlah” dan menyendiri dengan Allah sWT. Karena niscaya manusia kebanyakan berbuat kebohongan dan kesesatan. Karena itulah manusia kebanyakan. Jadi menyendirilah”.
Lalu, dengan iman yang kuat dihatilah yang menggerakan pasukan muslim yang kalah tadi, mereka pergi ke singa merah/ hamro al-assad. 12KM dari kota Madinah. Dari jauh pasukan kaum Kafir melihat kaum muslimin berjalan dalam keadaan pincang, berkuda ada yang tertidur. Dan memang yang boleh ikut hanyalah alumni Pasukan Uhud yang lain tidak boleh ikut. Pada saat ini ketika melewati beberapa kabilah mereka mendapati cacian, hujatan karena pasukan muslim mencari mati, gak sanggup menang dan lainnya. Karena pasukan yang tidak bisa jalan pun dibawa diangkat.
Selama 3 hari terjadi perdebatan didalam pasukan Kafir. Ketika Hari terakhir ketika matahari berada diufuk dan langit berwarna merah sebelum fajar ada beberapa kabilah yang kabur dan pulang karena setelah fajar terbit maka peperangan dimulai lagi. Logika pasukan kafir merasa takut melihat kondisi pasukan muslim yang mencari mati. Ketakutan dan pulang. Sehingga berkuranglah pasukan kafir. Dan menanglah pasukan Muslim.
Kemenangan ini mendapatkan 4 hal, surat Al-Imron ayat 174=
  1. Nikmat dari Allah
  2. Fadlin minallah: karunia harta gonimah dari 5.000 pasukan tunggang langgang mendapatkan banyak harta
  3. Tidak mendapatkan keburukan atau aib selama mereka hidup bahkan mereka semakin terpuji
  4. Mendapatkan ridho dan kasih sayang allah
Kesimpulan yang bisa diambil dari cerita ini adalah:
  1. Raih tujuan hidup untuk taat dan takwa kepada Allah lebih dulu. Barulah kemenangan akan diperoleh nantinya.
  2. Nikmati prosesnya dulu gak usah pedulikan orang lain dan penilaian orang. Tetaplah berusaha dan tetap terbaik melakukan amal ibadah.
  3. Hasil kullahu lillah, hasil akhir adalah dari Allah sWT. Jangan dipikirkan.
  4. Allah SWT berfokus kepada proses bukan hasil. Jadi fokuslah dan selalu nikmati proses. Perusahaan besar seperti Apple dan Starbucks adalah perusahaan yang fokus kepada PROSES.
  5. Ada yang menarik dari Tagline Starbucks: “Hanya 3% dari perusahaan pemasok biji kopi di seluruh dunia yang diterima dan lolos Quality Control oleh tim Starbucks dan biji kopi inilah yang kami berikan kepadamu”.
  6. Candulah kepada PROSES jangan candu kepada hasil. Negara yang paling menikmati proses adalah negara Jepang.

 

Terima kasih atas perhatiannya ya…

Author: Rafian Noor

Digitalpreneur | Digital Nomad | Digital enthusiasticDescription: - Ingin Mahir Internet Marketing? - Ingin dapat income dari Internet Marketing? - Ingin dapat Ilmu GRATIS Internet Marketing selama 3 tahun nonstop GRATIS?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *