Bpk. Budi Isman (Live IG Edisi Khusus) – Pembahasan Situasi Ekonomi dan Sikap Business Terutama UMK

Pembahasan terkait efek virus Corona terhadap ekonomi dan bagaimana sikap pelaku usaha menghadapinya ini dibahas melalui IG Live oleh Bapak Budi Isman jam 20:00 hari Khamis/ 13 Maret 2020.

Alhamdulillah berkesempatan untuk dapat mengikuti presentasi pak Budi walaupun secara kebetulan sedang menunggu hujan deras reda karena mau pulang kerumah tidak bisa, jadi sekalian menunggu memperoleh ilmu dari Pak Budi.
“Disclaimer on: tulisan berikut ini adalah catatan pribadi (note taking) dari saya yang kemungkinan ada bagian yang terlewati atau salah karena saya mencatatnya ketika Pak Budi sedang menjelaskan dan ini sifatnya adalah catatan pribadi untuk saya agar bisa dibaca kembali. Jadi, kalau ditemukan ada bagian yang kurang mohon diinfokan agar saya revisi dan jika teman-teman mendapatkan manfaatnya, alhamdulillah”.

Jadi guys…kata Pak Budi Isman bisnis itu dibikin simple, sederhana saja. Rumus formulanya sudah ada test casenya, hanya karena pelaku bisnis UMKM cenderung masih terbilang baru sehingga butuh pengalaman dan insight dari orang-orang yang sudah melewatinya. Perlu diingat, semakin bisnismu sederhana/ simple maka semakin baik. Karena menciptakan bisnis menjadi simple itu sulit dan butuh kemahiran sang CEO.

Lalu, bisnis UKM terhambat Corona, apa strateginya?

Dijabarkan melalui beberapa point penting dibawah ini, sbb:

  1. Terkait revenue perusahaan: jika kondisi revenue perusahaan mengalami penurunan maka mau tidak mau lakukan efisiensi cost
  2. Terkait pertumbuhan: tetap jaga untuk pertumbuhan bisnis secara terkonsentrasi, misalkan: fokuslah pada area tertentu, lokasi tertentu. Sementara waktu ini hindarkan untuk mendapatkan omset dari kota yang jauh dari tempat usahamu karena akan mendapatkan beban biaya yang lebih besar lagi. Persempit area dan fokuslah sampai bisnismu menjadi pionir diarea ini.
  3. Terkait produk: saatnya untuk fokus kepada produk unggulan, filter ada berapa banyak produk saat ini yang sedang di penetrasi ke market. Katakanlah perusahaan memiliki 10 produk dan ada 4 produk menjadi unggulan (terbaik dipasaran, unggul dalam penjualan). Maka, saatnya fokus untuk  untuk menjaga dan memperkenalkan 4 produk ini ke beberapa opportunity yang bisa dioptimalkan. Kalau masih fokus menggarap semuanya maka secara energi lebih besar dan juga akan ada beban tambahan biaya untuk mengcover inventory barang yang tidak laku di dalam gudang perusahaan.
  4. Terkait partnership: berkolaborasilah, jika anda merasakan kompetitor anda memiliki keunggulan dari sesuatu yang bisnis anda belum miliki. Maka, ajak berkolaborasilah. Tentunya dengan skema, program dan kontrak yang jelas dan fair. Diarea ini anda tidak bisa untuk tidak mendengarkan orang lain, anda harus berada sejajar atau dibawah posisi mereka. Saatnya anda mengurangi air didalam gelas anda sehingga mendapatkan banyak insight, ide, pencerahan.
  5. Terkait cost management: segera untuk membuat laporan keuangan yang komprehensif sehingga anda bisa melihat dan menilai bagian mana yang perlu ditingkatkan dan mana yang perlu di hilangkan.

Terkait cost management dibahas khusus pada point dibawah ini, karena sifatnya lebih practical dan harus segera di implementasi.

Point penting didalam prinsip cost management yang baik yaitu:

  • Catat dan perketat variable cost yang bisa dimurahkan. Misalkan listrik pake token. Fixed cost cari agar diperkecil sehingga revenue turun tapi anda tetap profit. Fixed cost dirubah menjadi variabel cost. Contoh lagi: gaji karyawan tetap menjadi gaji tetap yang lebih kecil namun ditambahkan bagi hasilnya. Misalnya lagi awalnya tim produksi gaji harian dirubah menjadi gaji borongan malah lebih produktif output lebih baik.
  • Lalu, cost management di list semua dipisahkan lalu Bagi Dua yaitu: must have dan nice to have.
  • Cash flow management, cek uang anda dibank, dilaci dan seluruh uang cash in hand anda, itu harus dikelola. Maksudnya apa? Uang yang masuk harus lebih besar dari uang yang keluar jadi selisihnya adalah cash in hand didalam rekening anda. Tapi jika uang masuk 100 juta tapi lambat masuknya dan anda harua bayar hutang segala macam maka anda akan kondisi mismatch. Selalu ingat, pada cash flow aturan pertama adalah uang masuk sebesar-besarnya dan secepat-cepatnya. Gunakan sistem DP. Jadi, jual lebih banyak dan flow uang masuk lebih besar dan cepat. Hati-hati kalau anda kasih sistem tempo. Barang dikirimkan sebulan lagi menjadi bayar (piutang/ account receivable). Harus dipisah ya: kapan kasih tempo yang benar dan kapan harus tegas. Karena terlalu lama tidak bagus/ mismatch.
  • Lalu, terkait uang keluar seperti: expenses, gaji, bayar supplier bahan baku, vendors kalau bisa kondisinya bayarlah sekecil-kecilnya dan selambat-lambatnya, caranya bagaimana? Artinya pengelolaan costnya yang tadi dikurangi fixed cost dirubah variable cost jadi uang gak keluar sekaligus besar. Pokoknya uang keluar selambat-lambatnya.
  • Ajak seluruh supplier berunding bagaimana tempo yang baik. Kasih hutang lebih lama. Rundingkan bagaimana agar di support. Disinilah letaknya posisi Anda sebagai CEO jago mengelola hutang dan piutang.
  • Jaga inventory atau stok bahan baku diperkecil atau kalau perlu kondisi persediaannya diatur sedemikian rupa nol yang tidak mengurangi produksi usaha, jadi harus forecast dengan baik seberapa besar persediaannya. Karena kenapa? Kita isi inventory itu sudah biaya karena ada harganya kan uang keluar. Jangan sampai anda belanja bahan baku terlalu banyak atau over dan tidak sesuai kebutuhan pembeli. Sehingga inventory uang menjadi nganggur. Inventory diturunkan.
  • Lalu, investasi CAPEX maksudnya apa? Kalau anda tidak perlu membeli modal spt: motor, mobil, mesin, tanah, ruko walaupun padahal ruko dan tanah beli gak akan rugi harganya terus naik kan. Tau gak? Kalau anda uang 3 Milyar beli ruko kalau anda gak bisa productive ruko ini maka menjadi senjata makan tuan. Ketika anda butuh uang anda tidak punya lagi karena sudah beli ruko. Kecuali anda beli ruko untuk ekspansi dan mendapatkan uang segar. Gak masalah. Capex = pembelian barang modal sebaiknya ditunda. Kalau perlu ya gak apa apa dengan catatan punya cash flow.
  • Terakhir, funding side atau dana tambahan dari mana? Uang sendiri / uang orang / uang bank. Disini anda harus hati hati ya sumber pendanaan anda dapat dari mana untuk cover dan support operational anda. Misal ke Bank: setiap bulan anda harus bayarkan sejumlah uang pokok atau bagi hasilnya, anda harus cermat apakah anda punya uangnya.

Kesimpulan dan inti:

  1. Didalam situasi belum menentu karena ekonomi global + perang dagang + perang harga minyak rusia vs arab saudi + corona.
  2. Tetap optimis. Carilah revenue jangan melebar dan terkonsentrasi.
  3. Kalau mau ekspan tetap dijalankan tapi cermat tetaplah berkembang.
  4. Cash flow dimiliki dijaga dan diatur: uang masuk, uang keluar, capex ditunda dan inventory diperkecil.

Terima kasih atas perhatiannya ya…

 

Pembahasan Situasi Ekonomi dan Sikap Business Terutama UMKM oleh Bpk. Budi Isman (Live IG Edisi Khusus)

Pastikan Kamu join Komunitas Digital Marketing dan Bisnis Online, SB1M

 

 

 

 

 

 

 

Silakan daftar disini: 👉 https://bit.ly/2xanBJ2

 

 

Author: Rafian Noor

Digitalpreneur | Digital Nomad | Digital enthusiasticDescription: - Ingin Mahir Internet Marketing? - Ingin dapat income dari Internet Marketing? - Ingin dapat Ilmu GRATIS Internet Marketing selama 3 tahun nonstop GRATIS?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *