Sejarah terulang kembali bersama Ustadz Haikal Hassan

Pagi ini alhamdulillah bisa sempat mengikuti kajian sehabis shalat subuh di Masjid Raya Bintaro Sektor 9 (MRBJ) yang diisi oleh Ustadz Haikal Hassan, judul pembahasannya menarik untuk didengarkan yaitu “Sejarah terulang kembali“.

Dari dulu Haikal Hassan ini memang sudah saya kenal sewaktu masih berkantor di Indosat Ooredoo. Setiap bulanya selalu ada kajian yang diisi oleh Babe Haikal dan saya selalu cocok ya sama materi yang disampaikan menceritakan sejarah-sejarah suatu peradaban. Cara Babe menyampaikan juga suka, santai dan blak blakan.

Kali ini beliau mengajak jamaah untuk melihat lagi masa lalu, kekalahan islam dan keterpurukan negara islam setelah masa kejayaannya.

Saya mau kasih disclaimer dulu karena ini catatan pribadi yang selama pengajian ustadz ngomong saya dengerin dan catat manual ketik di handphone, kalau ada keliru mohon diinfokan ke saya ya. Soalnya Babe Haikal cepet bangett ngomongnya kaya kereta api, ngegasss mulu. Hehe… silakan dibaca ya;

  • Diceritakan dulu kala umat Yahudi adalah bangsa yang telah berhasil mengikuti ajarannya Nabi Musa AS yaitu mengesakan Allah SWT sebagai Tuhan yang Esa. Lalu pada suatu ketika Nabi Musa AS diperintahkan untuk meninggalkan umatnya untuk pergi keluar negeri untuk melaksanakan perintah Allah SWT selama kurang lebih 40 tahun. Sekembalinya Nabi Musa AS kepada umatnya apa yang terjadi?  Nabi Musa AS terkejut sekali karena dilihatnya banyak dari mereka yang kembali sesat kejaman dulu, yaitu menyembah sapi dan berhala. Siapakah orang yang telah mengajarkan dan menyesatkan umat Nabi Musa AS dari ajaran yang sebelumnya telah disampaikan kepada orang-orang Yahudi? adalah seorang ulama yang besar, disegani, dihormati oleh orang Yahudi bernama SAMIRI yang menyerukan agar orang Yahudi kembali bersujud kepada sapi dan menyembah berhala.
  • Kemudian pada jaman Nabi Isa AS siapakah yang menghancurkan ajaran Isa dan menyesatkan umatnya? adalah orang beranama JUDAS, salah satu dari 13 murid Nabi Isa AS yang terkenal dengan kecerdasan dan kepintarannya yang luar biasa dibandingkan dengan murid Nabi Isa AS yang lainnya.
  • Lalu hubungannya pada akhir zaman ini nanti kehancuran umat Islam terjadi adalah karena ulama beserta groupnya/ partainya/ komunitasnya yang berhasil menyebarkan fitnah dan hoax kepada masyarakat yang kebanyakan awam tentang Islam namun mengagungkan mereka sebagai ulama ahli ilmu.
  • Hal itu ditemukan juga pada jaman Nabi Muhammad SAW, bahwasanya Masjid Jiron, dibangun menggunakan dana yang disumbang oleh Hiraclus, masjid ini dibangun untuk tujuan menampung jamaah pada saat perjalanan perang Tabuk. Banyak kalangan para sahabat yang terluka parah lalu beristirahat di masjid ini. Pada kenyataannya Allah SWT menyampaikan kepada Nabi bahwasanya Masjid Jiran ini dibangun bukan berdasarkan ketakwaan karena ada niat terselubung didalam hati orang yang membangunnya untuk menghancurkan Islam.
  • Terjadi juga pada saat Abu Bakar RA memimpin. Siapa yang melakukan penyesatan pada jaman beliau memimpin? adalah Rajal bin Ufuwah, dulunya Rajal adalah salah satu sahabat yang selalu bersama Nabi & Sahabat, dia adalah sahabat yang terkenal dengan kecerdasannya, pintar dan hafal Al Quran. Sehingga untuk mencegah terjadinya penyebaran agama baru yg disebarkan oleh Musailamah Al Kadjab, seorang yang mengaku sebagai nabi baru dengan ajaran baru dan memegang Al Quran baru. Banyak sekali umat Islam terlena olehnya dan berhasil mengikuti ajarannya. Maka Abu Bakar mengutus Rajal Ibin Ufuwah kedalam kubu Musailamah untuk melakukan perlawanan. Ternyata strategi ini diketahui oleh Musailamah dan pada saat itu juga Rajal di tawarkan olehnya emas yang berlimpah dan harta yang sangat banyak. Rajal mengambilnya dan menjadikan Musailamah berada dalam pihaknya. Sehingga pada suatu ketika Musailamah Al Kadjab melakukan penyerangan kepada kaum Muslimin, Rajallah orang yang paling mendukung dan mensupport Musailamah untuk melakukan penyesatan kepada umat islam.
  • Ternyata sejarah terulang lagi adalah Abdullah Bin Mulzam, seorang mufti, guru besar alim ulama dan hafal Al Quran. Pada waktu itu yang diutus untuk melakukan perbaikan untuk umat Islam, ternyata berbalik arah memerangi Islam dan melakukan dimisioner. Puncaknya, dialah orang yang membunuh Ali bin Abi Thalib.
  • Sejarah kembali terulang terhadap Islam, sebanyak kurang lebihnya 1.6 juta orang Islam terbunuh, tercatat bahwasanya kejadian ini adalah pertama kalinya kekalahan terbesar yang terjadi ketika Turki gagal menjaga pemerintahan Islam. Gengis Khan tidak pernah berhasil menjatuhkan Islam hingga dia menemukan cara jitu untuk mengalahkan Islam dengan mempelajari sejarah kehancuran bangsa Islam, Gengis Khan menemukan bahwasanya Islam dapat dihancurkan melalui ulama-ulama. Sehingga ia menjadikan strategi mengumpulkan ulama-ulama besar dan terkenal bagi masyarakat Turki dan menawarkan kepada mereka jabatan dan tahta untuk menjadi pejabat bagi Gengis Khan yang ingin membangun bangsa yang besar. Ulama-ulama ini lalu menyusup kedalam masyarakat dan pemerintah Turki, lalu menyebarkan fitnah dan hoax untuk memecah belah masyarakat Turki dan Pemerintahnya. Sehingga Gengis Khan berhasil masuk kedalam Turki setelah mendapat akses dari Ulama yang telah membukakan pintu masuk melalui Khurasan dan menyerang Islam sehingga tercatat pada tahun 1227 (selama 7 tahun lamanya) Gengis Khan telah berhasil menaklukan dan menjadikan Islam terpojok, ia membunuh semua orang dikota Kazakhstan dan membantai semua orang Islam yang ada didalamnya. Singkat kata setelah Gengis Khan mendapati kemenangannya, ia pun membunuh ulama-ulama yang bekerja sama dengannya dengan cara yang paling keji. Kata Gengis Khan kepada para penasehatnya “Apakah kalain tidak berpikir agama kepercayaan mereka selama ini saja mereka berani tinggalkan dan khianati demi harta yang aku tawarkan. Aku takut mereka akan mengkhianati aku nantinya”. Maka ulama-ulama yang telah pro kepada Gengis Khan dibunuh dan dikuliti lalu kulitnya dijemur dan dijadikan alas jembatan untuknya dan tentaranya menyebrangi sungai.

Kesimpulan yang bisa diambil dari dua peristiwa diatas bahwasanya penghancur suatu kaum atau suatu umat pada jaman dulu, yaitu setelah para nabi-nabi berdakwah untuk mengajak kepada jalan Allah SWT itu tak lain adalah “PARA TOKOH ULAMA”. Merekalah yang didalam sejarah ditemukan orang yang paling merusak dan pemecah belah suatu kaum di muka bumi ini. Ulamalah penghancur umat karena dari mulutnya keluar fitnah yang dapat menyesatkan manusia.

Begitulah kajian Sejarah yang terulang kembali oleh Ustadz Haikal Hassan agar bisa diambil hikmahnya sebagai pelajaran untuk kita dalam mengambil suatu keputusan untuk diri sendiri ataupun untuk bangsa ini ya…

Author: Rafian Noor

Digitalpreneur | Digital Nomad | Digital enthusiasticDescription: - Ingin Mahir Internet Marketing? - Ingin dapat income dari Internet Marketing? - Ingin dapat Ilmu GRATIS Internet Marketing selama 3 tahun nonstop GRATIS?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *